Kemoterapi bermanfaat untuk menurunkan ukuran kanker sebelum operasi, merusak semua sel-sel kanker yang tertinggal setelah operasi, dan mengobati beberapa macam kanker darah
Bentuk Kemoterapi
Ada beberapa bentuk pengobatan kemoterapi
- Dalam bentuk tablet atau kapsul yang harus diminum beberapa kali sehari. Keuntungan kemoterapi oral semacam ini adalah: bisa dilakukan di rumah.
- Dalam bentuk suntikan atau injeksi. Bisa dilakukan di ruang praktek dokter, rumah sakit, klinik, bahkan di rumah.
- Dalam bentuk infus. Dilakukan di rumah sakit, klinik, atau di rumah (oleh paramedis yang terlatih)
Namun, pengobatan ini memiliki efek samping yang beragam. Efek yang ditimbulkan sangat bergantung terhadap jenis obat, kondisi fisik dan psikis dari pasien. Efek samping kemoterapi timbul karena obat-obat kemoterapi sangat kuat, dan tidak hanya membunuh sel-sel kanker, tetapi juga menyerang sel-sel sehat, terutama sel-sel yang membelah dengan cepat.
- rambut (rontok)
- sumsum tulang (berkurangnya hemoglobin, trombosit, dan sel darah putih, membuat tubuh lemah, merasa lelah, sesak nafas, mudah mengalami perdarahan, dan mudah terinfeksi)
- kulit (membiru/menghitam, kering, serta gatal), mulut dan tenggorokan (sariawan, terasa kering, dan sulit menelan)
- saluran pencernaan (mual, muntah, nyeri pada perut)
- produksi hormon (menurunkan nafsu seks dan kesuburan)
cara mengatasi efek samping :
- pemberian anti mual dan muntah
- saat merasa mual duduk ditempat yang segar
- makan makanan tinggi kadar protein dan karbohidrat (puding, sereal, bakso, puding, susu, roti panggang, sup, yoghurt, keju, susu kental, kurma, kacang, dll)
- lakukan perawatan mulut dengan menggosok gigi sebelum tidur dan setelah makan. Bila tidak dapat menggosok gigi karena gusi berdarah, gunakan pembersih mulut
- berikan pelembab bibir sesuai kebutuhan
- hindari rokok, makanan pedas dan air es.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar